Sabtu, 22 September 2012

Harus bagaimana lagi ?



pertanyaan yang selama ini aku tanyakan sudah terjawab semua dengan cara seseorang yang berarti di hidup ku itu menyadarkanku, tidak usah tahu bagaimana pertanyaannya dan jawabnya cukup aku yang merasakan. setelah 2 bulan menjalani bersama sesorang di hati cukup tau dan membuka mata dan hati. kalau saja aku sebutkan. ‘’seandainya ini di teruskan bagaimana kah?, tidak ada yang tau jawabannya’’. 
2 hari termenung dan bingung harus berbuat apa tapi setelah bangun tidur dapat solusinya. trus sebenarnya masalahnya apa sih?. aku dengannya 2 bulan menjalani hubungan pacaran tapi semua berakhir karena ada 1 cara yang berbeda. Kamipun mencoba  berbicara lewat hand phone agar masalahnya segera selesai.
  
''langsung aja pada intinya, aku ingin kita kaya dulu lagi'' kataku tegas
''iya, kalau seandainya aku melakukan hal yang salah gimana?'' jawabnya
''.........'' diam sejenak kebingungan harus jawab apa
".......................................'' kamipun diam beberapa menit aku mengela napas karena cukup bingung harus apa, dengan pertanyaan yang membuatku  sekak mat dia benar-benar kritis beda denganku hal ini yang aku senangi darinya.
“ya udah gini aja, gimana kalau kita break dulu?” tanyanya. Aku diam dan kaget, break? Benar-benar di luar dugaan kata-kata itu aku bingung mau jawab apa di sebelahku ada erie sahabatku dengan bisik-bisik aku berbicara pada erie bahwa kita break. Kata erie coba Tanya kamu masih sayang ga sama aku?, aku coba Tanya itu.
“kamu masih sayang ga sama aku?’’ tanyaku
“loh, aku kan Tanya gimana kita break aja?’’
“iya iya iya tapi jawab dulu pertanyaan aku?’’
“iya aku masih sayang sama kamu, terus gimana?’’
‘’aku maunya kita jadian lagi’’
‘’iya iya, tapi seandainya aku melakukan keslahan lagi gimana?’’
‘’ya kamu berubah’’
‘’iya siapa sih yang ga mau berubah menjadi lebih baik, tapi kan emang aku kaya gini, iya emang perlahan-lahan tapi kan ga tau kapan’’
‘’iya perlahan-lahan nanti juga sampai finishnya’’
‘’ya udah gini aja, kita break nunggu aku berubah gimana?’’
‘’………………………………’’ ga ada jawaban aku benar-benar bingung harus ngomong apa
‘’tut tut tut’’ telephone pun mati
Aku cerita dengan erie kalau kita break tapi jujur aku tidak ingin break aku inginnya kita kaya dulu lagi. ‘’ ya udah sih cii, turutin aja kata dia itu jalan satu-satunya’’
‘’oh ya udah deh tapiiii arghhhhh’’ jeritku yang udah mulai pusing dan argh
‘’sabar udah turutin aja toh emang dia bener ko, ga salah’’
‘’ya udah deh, iya iya gue turutin kata dia’’. Akhirnya aku sms dia dengan memutuskan kita break tapi selama itu kita masih smsan,ketemu, dan lain-lain setelah itu kamu jadi milik aku . Diapun menjawab dia anggap ini awal kita kenalan ga tau kedepannya bagaimana kalau emang ada yang lebih baik silahkan saja.
Benar-benar dia sudah melepaskan aku sedangkan aku masih berharap bersamanya terus bagaimana dengan masa lalu kita?  aku ga tau harus bagaimana lagi mencoba meyakinkanmu untuk aku. kalau aku ingat usaha aku sampai dia balas sms dan angkat telephone lebih dari 3 kali aku sms dan begitu pula telephone, apa lagi ketemu aku sampai mohon-mohon dengannya hanya ingin mengeluarkan isi hati saja , tapi nyatanya dia malah tidak ingin dan tidak ingin mempertahankan hubungan kita lagi . Aku bingung harus bagaimana lagi tidak ingin kehilangan orang yang sayang sama aku, akunya juga menyayanginya dengan keadaan ini malah dia mundur HARUS BAGAIMANA LAGI .
Setelah mencoba-coba telephone akhirnya dia mau juga bertemu besok semoga benar besok bertemu. Aku sudah merencenakannya supaya berhasil dan baik untuk kita. Aku benar-benar still love u dear, katakan pada aku dan dunia sayang 


2 komentar: