pertanyaan yang selama ini aku tanyakan sudah terjawab semua
dengan cara seseorang yang berarti di hidup ku itu menyadarkanku, tidak usah
tahu bagaimana pertanyaannya dan jawabnya cukup aku yang merasakan. setelah 2
bulan menjalani bersama sesorang di hati cukup tau dan membuka mata dan hati.
kalau saja aku sebutkan. ‘’seandainya ini di teruskan bagaimana kah?, tidak ada
yang tau jawabannya’’.
2 hari termenung dan bingung harus berbuat apa tapi setelah
bangun tidur dapat solusinya. trus sebenarnya masalahnya apa sih?. aku
dengannya 2 bulan menjalani hubungan pacaran tapi semua berakhir karena ada 1
cara yang berbeda. Kamipun mencoba
berbicara lewat hand phone agar masalahnya segera selesai.
''langsung aja pada intinya, aku ingin kita kaya dulu lagi''
kataku tegas
''iya, kalau seandainya aku melakukan hal yang salah gimana?''
jawabnya
''.........'' diam sejenak kebingungan harus jawab apa
".......................................'' kamipun diam
beberapa menit aku mengela napas karena cukup bingung harus apa, dengan
pertanyaan yang membuatku sekak mat dia
benar-benar kritis beda denganku hal ini yang aku senangi darinya.
“ya udah gini aja, gimana kalau kita break dulu?” tanyanya. Aku
diam dan kaget, break? Benar-benar di luar dugaan kata-kata itu aku bingung mau
jawab apa di sebelahku ada erie sahabatku dengan bisik-bisik aku berbicara pada
erie bahwa kita break. Kata erie coba Tanya kamu masih sayang ga sama aku?, aku
coba Tanya itu.
“kamu masih sayang ga sama aku?’’ tanyaku
“loh, aku kan Tanya gimana kita break aja?’’
“iya iya iya tapi jawab dulu pertanyaan aku?’’
“iya aku masih sayang sama kamu, terus gimana?’’
‘’aku maunya kita jadian lagi’’
‘’iya iya, tapi seandainya aku melakukan keslahan lagi gimana?’’
‘’ya kamu berubah’’
‘’iya siapa sih yang ga mau berubah menjadi lebih baik, tapi kan
emang aku kaya gini, iya emang perlahan-lahan tapi kan ga tau kapan’’
‘’iya perlahan-lahan nanti juga sampai finishnya’’
‘’ya udah gini aja, kita break nunggu aku berubah gimana?’’
‘’………………………………’’ ga ada jawaban aku benar-benar bingung harus
ngomong apa
‘’tut tut tut’’ telephone pun mati
Aku cerita dengan erie kalau kita break tapi jujur aku tidak
ingin break aku inginnya kita kaya dulu lagi. ‘’ ya udah sih cii, turutin aja
kata dia itu jalan satu-satunya’’
‘’oh ya udah deh tapiiii arghhhhh’’ jeritku yang udah mulai
pusing dan argh
‘’sabar udah turutin aja toh emang dia bener ko, ga salah’’
‘’ya udah deh, iya iya gue turutin kata dia’’. Akhirnya aku sms
dia dengan memutuskan kita break tapi selama itu kita masih smsan,ketemu, dan
lain-lain setelah itu kamu jadi milik aku . Diapun menjawab dia anggap ini awal kita kenalan ga tau
kedepannya bagaimana kalau emang ada yang lebih baik silahkan saja.
Benar-benar dia sudah melepaskan aku sedangkan aku masih
berharap bersamanya terus bagaimana dengan masa lalu kita? aku ga tau harus bagaimana lagi mencoba meyakinkanmu untuk aku.
kalau aku ingat usaha aku sampai dia balas sms dan angkat telephone lebih dari
3 kali aku sms dan begitu pula telephone, apa lagi ketemu aku sampai
mohon-mohon dengannya hanya ingin mengeluarkan isi hati saja , tapi nyatanya dia malah tidak ingin dan tidak ingin
mempertahankan hubungan kita lagi . Aku bingung harus bagaimana lagi tidak ingin kehilangan orang
yang sayang sama aku, akunya juga menyayanginya dengan keadaan ini malah dia
mundur HARUS BAGAIMANA LAGI .
Setelah mencoba-coba telephone akhirnya dia mau juga bertemu
besok semoga benar besok bertemu. Aku sudah merencenakannya supaya berhasil dan
baik untuk kita. Aku benar-benar still love u dear, katakan pada aku dan dunia
sayang
Curhat2 lah.. hahahaha..
BalasHapusitu bukan curhat tapi cerita :p. hahaha
BalasHapus