Sabtu, 12 Oktober 2013

Arti Hardimu

Aku kirimkan surat ini untukmu ketika aku sedang menangis di kamar karena tak mampu menahan ini semua:

Kamu bisa membuat aku menjadi sosok wanita yg sabar dan keibuan.

Kamu bisa meraih cintaku dengan ketulusan cintamu yg kau beri.

kamu bisa melihat dunia yg tak pernah aku lihat.

Kamu bisa menerima aku apa adanya.

Tapi...

Kamu tidak bisa membuat aku seutuhnya menjadi sosok keibuan.

Kamu tidak bisa menghentikan cintaku padamu.

Kamu tidak bisa membekas apa yg ada di duniamu untukku.

Kamu tidak bisa menerima aku di saat aku sedang membutuhkan kasih sayangmu.

Itu semua karena kita telah berakhir.

Ya Tuhan siapa yg bisa menyembuhkan luka hatiku?.

'orang yg tepat untukmu'...


Dari: Kekasihmu

Dan dia membalasnya:

Maafkan aku yang tidak dapat menjadikanmu menjadi sosok keibuan, membuatmu untuk terus berlari dalam cintaku, dan tidak dapat menerimamu disaat kamu membutuhkan cintaku,bukan maksudku untuk mengkhianati ketulusan cintamu dengan mengakhiri hubungan ini, namun ada alasan lain yang selama ini terus membuatku resah dan takut jika suatu saat nanti kamu menangis dan masih dalam ikatan cintaku, itu sangat menyakitkan bukan ? Sayang kamu tahu apa yang terjadi saat hari itu ketika aku mengakhiri cinta kita ? saat air matamu terus mengalir deras karena aku pergi begitu saja tanpa menghiraukanmu, sebenarnya saat itu aku juga ikut menangis, hatiku sesak dan begitu sakit sampai aku tidak sadarkan diri, dan akhirnya kutemui tubuhku terbaring lemah di rumah sakit.

Aku melepaskan Cintamu bukan karena aku membencimu namun karena aku sangat mencintaimu dan aku tidak ingin kamu merasa iba, setelah mengetahui keadaanku sekarang, karena itu hanya akan membuatku terus merasa bersalah karena tidak dapat membalas ketulusan cintamu.

Maaf pula jika selama ini aku menyembunyikan penyakit kangker darah yang aku derita,sebenarnya sakit ini telah aku derita sekitar satu tahun yang lalu, namun lagi-lagi aku tidak ingin membuatmu tersedih dan menangis,karena air matamu sangatlah berharga, begitu tidak pantas jika air mata itu jatuh hanya untuk laki-laki yang hidup tidak lama lagi. Kini kamu tahu bahwa sebenarnya kamu tetap dihatiku bahkan untuk selamanya... dan Tuhan pun tahu itu. jaga dirimu baik-baik sayang, jaga kesehatanmu,jangan bertindak hal-hal yang bodoh untuk dirimu sendiri, karena disini aku tidak akan pernah rela. Dan yang terpenting kini saatnya kamu mulai membuka hatimu untuk orang lain, jangan pernah takut dan bersalah terhadapku, karena aku cintaku telah tersimpan rapi dalam ruang hatimu yang lain, dan kamu berhak mendapatkan kebahagian yang baru, rasanya tidak adil jika kamu tidak mendapatkan semua itu, karena kamu tahu kini aku sangat bahagia dengan cintamu


Dari: Cintamu


NB: Saya sebagai wanita yang menulis surat itu, dan Dian Fitriani sebagai pria yang menulis surat itu. ini adalah kisa nyata yang di alami oleh saya sendiri, catatan ini ada di facebook saya dan di komentari oleh Dian, dia tertarik untuk melanjutkannya, jadilah seperti ini. terimakasih mba Dian.

Masa Lalu

Ya Allah…
Masa lalu itu menari-nari di angan-anganku
Bisakah terlepas dari itu semua
Engkau yang mampu melepaskan semuanya
Dan melupakan semuanya

Masa lalu itu…
Terus mengejarku
Menceritakan semua
“aku ingin pergi” teriaku

Sudah cukup masa lalu itu
Membuatku jatuh dan terdampar di tepian
Mencoba untuk bangkit
Dan berjalan tertatih

Ya Allah…
Aku mohon peluklah aku
Lindungilah aku
Jangan Kau jauh dariku

Aku tidak ingin terdampar kembali
Tanpa ada seseorang yang tau
Masa lalu itu
Cukup dan cukup

                                Rabu,18 September 2013 

Jumat, 23 Agustus 2013

alam itu

Kami adalah orang yang tanpa mereka tidak tau mereka tidak tau kalau kami sedih,jatuh dan berdiri seperti tidak ada kami di sini lalu kami untuk apa untuk siapa? Hanya emosi saat ini tapi inilah hidup kami dan itulah hidup mereka jangan salahkan mereka tapi salahkan diri sendiri. Dan kenapa saat ini merenung apa karena itu semua barusan tadi sore? Entahlah. Yang ingin aku saat ini adalah ketenangan ya allah ketenangan hati ini, ya allah air mata ini mengalir sedih aku sedih ya allah mengapa aku menjadi begini ya allah semua ini punyaMu ya allah semua ini MilikMu ya allah tenangkan hatiku ya allah. Mungkin aku jarang mendengarkan al-quran makanya seperti ini ya Allah ini aku ya Allah bersujud padaMU memohon ampun, ya allah ini aku ini aku ini aku yang berlumurkan dosa ampun ya allah ampun ampun ampun ampun.
Ya allah jangan jauhkan aku dariMu Engkau Yang Maha Tau Engkau Maha Segalanya. Ya allah ya allah ya allah ya allah ya allah   

Seperti biasa pena adalah duniaku alam adalah inspirasiku dan seperti biasa mencurahkan di lantai 5 kosan, anginnya yang sejuk dan udaranya yang dingin memang sudah beberapa hari ini bandung udaranya dingin.
Awan itu sperti ombak,seperti kuda yang sedang berlari dan seperti air yang lembut. Kau tau kawan? Aku rindu dengan ini semua, rindu alam indonesiaku rindu disaat aku duduk di sore hari bersama teman seperjuangan. Bagaimana tidak rindu aktifitas ini hampir setiap sore kami lakukan. Sawah yang membentang gunung yang menjulang tinggi para petani yang membajak sawah, orang-orang jalan di petak sawah. Kenikmatan dan kesujukan yang kurasakan pada saat disana. Sekrang siapa yang menemaniku dalam inspirasi dalam mengindahkan mimpi, setiap sore kami selalu menyebut mimpi itu. Ya Tuhan aku rindu… itu semua. Celoteh-celoteh, kepolosan yang lugu berbuat kami tertawa membuat kami menjadi inspirasi. Angin ini adalah kerinduanku yang berjuta rasa. Ya Tuhan aku meneteskan air mata karena kerinduanku pada alam itu, pada pesantren itu. memang sudah 2 hari ini aku setiap sore pergi kesini untuk melepas kerinduanku tapi nyatanya belum melepas ingin melangkah kesana menuju tempat itu.

Wahai alam
Kau pasti bertasbih
Aku yakin kau melihatku
Bahwa aku rindu
Dan meneteskan air mata
Ya Tuhan apakah ini nikmat dariMu?
Nikmat kerinduaan dan nikmat alam
Yang tak kan pernah terbayar sedikitpun
Ya Tuhan…
Rindu









Kamis, 23 Mei 2013

lanjutkan!

you know? saat semester ini tugas makin menumpuk kata senpai sih belum seberapa nanti ketika skripsi waw tapi juga kata dosen belum seberapa ujian yang benar-benarnya itu ketika seleksi ke jepang ekhmmmm berarti ini belum seberapa, banyak mengeluh? ahhhhh mengeluh saja pada Allah, curhat saja sob. hidup mah gini-gini aja ga ada yang beda hanya menambag kedawasaan dan keimanan inget lohhhhh hidup tanpa iman bagaimana coba? jawab ya sendiri.

 "jatuh dan bangun dalam kehidupan adalah fitrah dari perjuangan" lanjutkan perjuangan kalian sob :)

Senin, 28 Januari 2013

CahayaMu


Secerah kebaikan di mataku
Bandingkan dengan masa lalu
Hanya kelumpuhan cinta
Hanyut dalam kegelapan
Pikirku akan terang?  
Nyatanya tidak
   Kebaikan itu tidak ada aku di sana
  Berkejar-kejaran dalam cinta hitam
  Ingin keikatan teman
 Nyatanya tidak sama sekali
 Kerinduanku padanya sebatas teman
Bertemu ?
Hanya allah yang tau semuanya
Berjalan menuju kebaikan
Dan cahayaNYA
Magnet yang membawaku kesini
Dunia yang asing
Masih lugu,polos
Tak tau apa-apa
Tapi karena ilmu aku ada di sini
Kerena Tuhan aku di sini
Bertatap pada duniaku sekarang
Melangkah kepada cahayaNYA
Tuhan …
Jangan kau jauhkan aku dari cintaMu
cahayaMU…
semua yang ada di diriMU
jangan jauhkan
aku mohon ya TUHAN..


Alunan CintaMU


Biarkan nada itu berputar dalam diriku
Dan menari mengikuti kehidupanku
Tapi jangan biarkan imanku tergoda
Lembut di mulut dan juga hati
Serasa berada di tempat yang indah
Hidup sederhana tapi bahagia karena imanku
Alunan hidup terus beralun-alun
Seiring membawa sejuta lirik dan nada
Mengubah semuanya jadi indah
Keindahannya memancarkan cahaya
Bak mentari bersinar di pagi hari               
Malamnya pun tetap bersinar dengan air wudhu
Selalu terjaga atas perlindungannya

ya allah jika ini alunan nada cintaMU
maka hamba titip perdengarkanlah alunan cintaku
untuk seseorang yang kau ridhai untukku
cintaku pada manusia hanya setetes
di bandingkan cintaMu padaku
jadikan cintaku ini terhadap seseorang
yang mencintai karenaMU
begitu juga denganku
cinta itu suci
jangan ku dustai dan kotori
agar selalu suci
ya allah jagalah dia
pertemukan kami
ketika sudah waktunya
aku yakin semua itu yang terbaik untukku
amin.