Kami adalah orang yang
tanpa mereka tidak tau mereka tidak tau kalau kami sedih,jatuh dan berdiri
seperti tidak ada kami di sini lalu kami untuk apa untuk siapa? Hanya emosi
saat ini tapi inilah hidup kami dan itulah hidup mereka jangan salahkan mereka
tapi salahkan diri sendiri. Dan kenapa saat ini merenung apa karena itu semua
barusan tadi sore? Entahlah. Yang ingin aku saat ini adalah ketenangan ya allah
ketenangan hati ini, ya allah air mata ini mengalir sedih aku sedih ya allah
mengapa aku menjadi begini ya allah semua ini punyaMu ya allah semua ini
MilikMu ya allah tenangkan hatiku ya allah. Mungkin aku jarang mendengarkan
al-quran makanya seperti ini ya Allah ini aku ya Allah bersujud padaMU memohon
ampun, ya allah ini aku ini aku ini aku yang berlumurkan dosa ampun ya allah
ampun ampun ampun ampun.
Ya allah jangan jauhkan
aku dariMu Engkau Yang Maha Tau Engkau Maha Segalanya. Ya allah ya allah ya
allah ya allah ya allah
Seperti biasa pena
adalah duniaku alam adalah inspirasiku dan seperti biasa mencurahkan di lantai
5 kosan, anginnya yang sejuk dan udaranya yang dingin memang sudah beberapa
hari ini bandung udaranya dingin.
Awan itu sperti
ombak,seperti kuda yang sedang berlari dan seperti air yang lembut. Kau tau
kawan? Aku rindu dengan ini semua, rindu alam indonesiaku rindu disaat aku
duduk di sore hari bersama teman seperjuangan. Bagaimana tidak rindu aktifitas
ini hampir setiap sore kami lakukan. Sawah yang membentang gunung yang
menjulang tinggi para petani yang membajak sawah, orang-orang jalan di petak
sawah. Kenikmatan dan kesujukan yang kurasakan pada saat disana. Sekrang siapa
yang menemaniku dalam inspirasi dalam mengindahkan mimpi, setiap sore kami
selalu menyebut mimpi itu. Ya Tuhan aku rindu… itu semua. Celoteh-celoteh,
kepolosan yang lugu berbuat kami tertawa membuat kami menjadi inspirasi. Angin
ini adalah kerinduanku yang berjuta rasa. Ya Tuhan aku meneteskan air mata
karena kerinduanku pada alam itu, pada pesantren itu. memang sudah 2 hari ini
aku setiap sore pergi kesini untuk melepas kerinduanku tapi nyatanya belum
melepas ingin melangkah kesana menuju tempat itu.
Wahai alam
Kau pasti bertasbih
Aku yakin kau
melihatku
Bahwa aku rindu
Dan meneteskan air
mata
Ya Tuhan apakah ini
nikmat dariMu?
Nikmat kerinduaan dan
nikmat alam
Yang tak kan pernah
terbayar sedikitpun
Ya Tuhan…
Rindu
Rindu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar