Minggu, 30 Desember 2012

2 Hari


Subuh sekali aku mendapatkan telephone dari yang bernama muhay menanyakan tentang ke ledeng naik mobil apa aku jawab dengan mata mengantuk dan berbicara serak-serak basah tenggorokan yang lagi sakit jadi begitulah berbicara lewat telephone dengan suara seksi. Aku kembali tidur kembali karena masih ngantuk dan badan yang lagi kurang fit.
Detik ke detik  menit ke menit jam ke jam menunggu beberapa jam dan akhirnya ada muhay telephone sudah ada di terminal ledeng aku katakan “ya udah tunggu aja de, teteh ke sana”. Aku menuju terminal ledeng menunggu di depan fhoto copy mencoba sms ternyata pending di telephone ternyata ga bisa juga akhirnya aku putuskan cari dia di sekeliling terminal kedepan berjalan kaki sambil nengok kanan dan kiri akhirnya menemukan aku terkejut di belakang muhay ada 3 orang cowok semakin mendekat sepertinya ini temannya karena wajah mereka yang masih polos dan ketahuan sekali anak SMA. Aku mengajak mereka ke kosan mereka muhay bertanya
“ngapain ke kosan?”
“istirahat dulu kaliannya”
“kan malu teh kosan cewe”
“siapa bilang kosan cewe?”
“ada cowonya juga kali de, kalau kalian malu di aula aja”
“ya udah teh”
“hayu”

Sesampai di kosan lantai 5 aula mereka istirahat dan berbincang tentang kuliah.
“kalian mau kuliah di mana?”
“mau kuliah di mana tu?” Tanya muhay kepada 3 orang temannya
“ ga tau the hehehe” jawab mereka
“aih kenapa ga tau harus dari sekarang karena banyak temen-temen teteh ga tau mau kuliah di mana dan akhirnya setelah sampai ujungnya swasta, ya walaupun dimana aja kuliah mah asalkan kitanya yang bener tapi paling utama negri, teteh aja UPI jalur terkahir UM emang pengen di UPI, mau kuliah itu ga gampang butuh usaha dan doa perjuangan dan hati harus kuat”
“(mereka mengangguk tanda mengerti)”
“ya udah kalian mau mandi?”
“……..” tidak ada jawaban
“tenang sabun cair kok”
“heheh kirain teh”
Aku turun ke bawah mengambil shampo(sunslik kuning yang besar),sabun(biore), dan pasta gigi (close up). Kembali ke atas memberikan 3 barang tersebut.
“ini” memberikan shampoo(sunslik kuning yang besar),sabun(biore), dan pasta gigi.
“oh ya ada sikat gigi?” tanyaku kepada muhay
“ada kok teh”
“handuk?”
“ada ada kok teh”

Dan aku yang siap-siap untuk mengantarkan mereka meilhat UPI, mandi, beres-beres dan shalat duha.
“sempurna sudah and now lets go” kataku semangat mengantarkan mereka
Masuk ke UPI dari gate 2 menelusuri UPI  sambil berbicara. “ini gedung FPBS” dan begitu juga yang lainnya selama kita keliling aku selalu berbicara agar mereka mengetahui memang rencana mereka ingin melihat universitas dan tak lupa embelnya adalah jalan-jalan sesuai keinginan orang yang ingin berlibur ke bandung jalan-jalan dan shopping. Mulai kecapean secara jalan mengelilingi upi. 






Istirahat sambil fhoto-fhoto ga pernah ketinggalan fhoto-fhoto di isola gedung rektorat UPI lama kita di tempat itu kemudian menuju ITB sama seperti di UPI mengelilingi upi terakhir di ITB menuju ke saboga sampai di saboga kita tidak masuk hanya sampai depan pintu gerbang masuk isitirahat sejenak dan bercanda-canda ala mereka yang membuat aku ketawa. Kita putuskan untuk kembali ke kosan karena mereka sudah cape dan istirahat hanya sebentar saja. Sampai di kosan ada belum mandi ya mandi adzan duhur sudah berkumandang mulai mereka shalat dan akupun tak lupa shalat. Oh ya lupa heheh sebelum ke kosan isi perut dulu sudah minta bensin nih perut kita sama ratakan makannya.
“alhamduluillah” kata kita
“udah semuanya, hayu ke kosan” kataku
Makan,shalat sudah dan pada akhirnya  mereka tidur setelah ngemil seblak kering dan keripik singkong yang pedesnya masih di bawah seblak. Aku kebawah ke kamar untuk istirahat.

Sore menjelang seperti biasa mandi dan shalat dan setelah itu ke atas kembali melihat mereka sambil menemani mereka.
“teh nanti malam ikut aja yuk?”Tanya muhay
“gimana ya?”jawabku
“hayu teh, sebelum anak-anak maksa teteh loh. Ini mah ana aja yang ngomong”katanya
“hmmm, gimana ya?” berpikir sambil senyum-senyum
“ udah sih the ikut aja seruu lohh teh” kata agung dengan nada khas berbicara orang cilegon yang kental dengan bahasa jawa cilegon
“iya iya teteh ikutt”
“nah gitu dong the. Terus kita naik mobil apa?” Tanya muhay
“kalapa ledeng” jawabku
Suasana sore hari itu sangat menyejukan mereka seperti biasa dengan humoris mereka merubahkan suasana menjadi ada cerita, akupun tidak sepenuh ingat dengan kata-kata mereka yang humoris paling hanya ini:
“teh pada coment ga kita di sini” Tanya muhay
“ga nyantai aja kali de”kataku
“kalau di coment yaaa di like lah” kata gofur ala humorisnya yang buat orang terpingkal-pingkel. Ini nih yang satu ini nih ga ketolongan kalau udah ngomong ada lagi yang aku ingat
“kenapa kiamat 2012 ga jadi? Karena terompetnya di pake buat tahun baru” kata muhay yang sedang menceritakan gofur
“astagfiruallah hahahahahha, ya ampun ini anak gofur gofur namanya mah bagus tapi kelakuannya naujubillah hahahahaha”
Begitulah gofur yang ceplas ceplos buat orang ketawa masuk akal juga kalau lagi tidur sepi deh ga ada yang namanya gofur, seandainya aku ingat semua humoris mereka haduhhh hahahha.
Awan mulai gelap dan matahari sudah mau tenggelam artinya kita siap-siap untuk shalat.kami pun wudhu dan memakai pakain shalat aku yang siap-siap di kamar mengambil 2 al-quran untuk mengaji surat Ya siin. Imam shalat muhay dan kita menjadi ma’amun, setelah shalat selesai mengaji di pimpin oleh imam.
Lantunan ayat suci al-quran di bacakan aku merasa berada di pondok di mana aku menuntut ilmu selama 6 tahun lamanya dari anak-anak menjadi dewasa. Suara kami terdengar sampai keluar sampai ke lantai bawah subhanallah aku mengayal jika satu orang kamar mengaji setiap magrib saja kosan ini terasa sejuk damai dan nyaman. Aku salut pada kalian tidak lupa dengan ibadah 5 waktu seperti amanh orang tua dan guru-guru dan yang paling terpentig adalah amanah dari ALLAH peraturan ALLAH. Walaupun gofur dengan suarnya yang keras ga jelas tapi aku bangga dengan kalian banten yang terkenal dengan ke agamaannya kalian melaksanakan itu di bandung yang selama 2 hari saja. Bukan hanya Ya siinan tapi tahlilan juga kalian terapkan untuk mendoakan keluarga dan sahabat-sahabat kita yang sudah meninggal dunia. Ya walaupun ketika  Ya siinan kita sempat tertawa kecil dan agung sebelah gofur menertawakan gofur yang bilang”ya allah berikan saya peci” agung langsung ketawa melihat gofur dengan gaya berdoa dan serius.
Sungguh terasa sekali kedamaian dan kesejukan saat shalat berjamaah, mengaji bareng. Aku hanya berdoa semoga kalian lulus di universitas yang kalian inginkan amin amin amin ya roba’al alamin J. Terharu melihat kalian saat shalat berjamaah dan mengaji jangan sampai lepas itu semua ketika kalian bukan SMA lagi sudah menjadi mahasisswa aminJ.

Setelah shalat magrib berjamaah kita makan bareng aku dan muhaidi membeli makan seperti biasa di jembar restoran kami hehehehe, nasi 4 bungkus,telor bumbu 5 butir,capcay 4000,pepes tahu 3,kerupuk udang dan keripik 4, dan juga 5 pisang ambon. Sudah siap semua minuman 1 botol nestle 1500 ml. siap semua dan bismillahhirrohmannirrohim allahumma baariklana wakina ajabannar. Ketika makan bareng semuanya di satukan agar nikmat kebersamaannya tidak lepas dengan humoris mereka yang merebutkan telor (gofur dan agung) menyembunyikan kerupuk(muhay) terus muhaidi apa dong? Muhaidi tidak banyak omong dan hanya diam saja kita berkumpul dia entah kemana dia dijuluki oleh teman-temannya sufi entah akupun tidak tahu mengapa dijuluki sufi mungkin karena keanehannya atau yang lainnya, bisa juga karena ahli ibadahnya hmmm.habis semua makanan yang kita makan istirahat sejenak menurunkan makanan. Adzan isya berkemundang tandanya kita harus bersiap-siap untuk shalat.

“bentar niih teh” kata agung melobi hmm
“iya sok aja tetehnya juga mau kebawah dulu”
Sudah rapi aku kembali ke atas untuk shalat berjamaah, mereka yang belum apa-apa langsung mengambil air wudhu ketika aku datang. Semua sudah pada wudhu shalat berjaamh kita laksanakan. Imam sudah mulai lalu kita juga memulainya tertawa kecil gofur dan agung membuat kami menjadi batal, ulangi kembali lagi dan batal ke 3 kalinya semoga tidak akhirnya batal juga begitulah ulah gofur.
“teh beneran ini mah kalau ada gofur batal mulu udah 7 kali baru kita shalat” kata muhay memberi tahu kepadaku
“ya allah hmm” aku hanya tertawa melihat mereka. Gofur yang di luar sejak shalat ke 2 dan mengganggu kami pada shalat ke 3 juga, dan dia menutupi mukanya ke tembok sambil tertawa akupun menjewernya tidak keras pelan sekali malah tidak terasa sakit.
“aih teteh batal” kata gofur
“emang udah batal” kata mereka
Kami semua berwudhu kembali dan shlat kembali. Akhirnya tidak ada yang menggangu shalat kami karena gofurpun dan semuanya khusu dalam shalat.

Perjalanan kami menuju Gedung KAA (gedung konferensi asia afrika) dengan humoris mereka dan tawa kami tak terasa kami sudah sampe agung yang menjadi kenek tetap saja bayar huu. Di tempat itu kami berjalan-jalan melihat indahnya suasana malam seperti biasa ada yang jualan ada yang fhoto-fhoto ada pula yang seperti kami. Kalau ingat sejarahnya hmmm aku lupa sejarahnya bagaimana, mungkin teman-teman bisa menceritakan J. Setelah mengelilingi gedung KAA kami memutuskan untuk pergi ke alun-alun sampai di alun-alun yang berjualan sudah tutup akhirnya hanya menikmati gedung gedung di daerah alun-alun berpose layaknya model tahun 2012, oh ya… mereka juga tanda tangan di tempat duduk alun-alun. Di tempat itu hanya mengelilingi gedung KAA dan berfhoto di alun-alun. Sudah jam 10 kurang kita pulang menanyakan mobil ledeng ternyata sudah tidak ada harus naik mobil cimahi dahulu, dari pada tidak pulang hayu kita laksanakan saja. 3 kali kita naik angkot cukup melelahkan mata kami yang sudah lelah terbawa angin yang dingin tertidur di mobil lama di perjalan akhirnya sampai juga di ledeng. Semuanya istirahat memasuki kamar masing-masing tapi aku menawarkan kepada mereka untuk tidur di kamarku kasian kata temanku dingin kalau di aula mereka tidak ingin ingin di aula saja, ya… apa boleh buat ya sudah tidak memaksa. Aku yang tidur di kamar teh egi mulai lelap tidurnya hampir seharian kita bermain kaki pegal dan mata sudah tak tahan lagi akhirnya masuk ke alam mimpi.

Pagi hari jumat aku dan mereka mempunyai acara masing-masing awalnya aku emang di ajak ke pasar baru tapi aku menolak karena sudah punya acara sendiri, mereka berangkat setelah makan dan mandi akupun begitu. Entahlah bagaimana mereka di pasar baru sama seperti yang kemarin atau tidak yang jelas lebih gokil dan seru.

Aku pulang ke kosan sekitar pukul 12:40 wib ternyata mereka masih di ITC aku tau lewat sms “ya paling sore mereka pulang atau sekitar jam 2 lewat” kataku dalam hati. Dan akhirnya benar mereka datang sekitar jam segitu, makan,istirahat dan mandi persiapan ingin pulang ke cilegon. Mereka pamitan denganku and say 

“teh pulang dulu ya”
“iya de, hati-hati ya kenapa ga tanggal 3 aja pulangnya “ candaku
“wihh teh limit fulusnya haha”kata mereka
“oh iya hehehe” kataku
“assalamualaikum”kata mereka memberi salam
“waalaikumsalam hati-hati ya de kalau udah nyampe sms”jawabku
“ok teh,makasih the assalamualaikum”kata mereka memberi salam
“waalaikumsalam hati-hati”jawabku
“iyo teh”  

Mereka pulang meninggalkan cerita di bandung dan di kosan ini terimakasih sudah main ke bandung ya de sukses untuk kalian amin J.
Catatan untuk kalian:
Muhay,gofur,agung,muhaidi: yang rajin lagi ya amal ibadahnya galih terus ilmu-ilmu agamannya dan dunianya amin J.
Muhay: tahlilannya ok J 
Gofur: tingkatkan humorisnya ya de J
Agung: gembel di bandung hahaha, kuliah pasti rapi J
Muhaidi: ngomong hanya seperlunya, sufi sufi *julukan dari mereka ya de hahahaha.

4 karakter yang berbeda good J, salam sukses untuk kalian amin J.




Jumat, 30 November 2012

nada itu seperti???


Andai sebuah kata itu menjadi satu terbentuknya kalimat menjadi sebuah penyampain walaupun belum sempurna setidaknya mengetahui arah tujuan pembicaraannya bisa di katakan pembukaan. Bukan seperti orang lain yang bercerita tanpa tujuan dan tidak meresapi kehidupan bagaimana, aku hanya ingin bercerita dengan lembut dan memberi pencerahan kepada setiap pembaca dan pendengar. Setiap huruf pasti memiliki nada yang berbeda setelah di satukan dengan huruf lain, mereka memiliki makna dan arti berbeda kadang pula arti sama beda makna satu kata beda arti itulah bahasa seperti hidup yang banyak arti dan sejuta keindahan dalam kepahitan jalannya memang beda tapi itulah jalan hidup yang bermacam-macam yang menjadi cerita dan kenangan di masa lalu sedangka masa sekarang adalah perbaikan di masa lalu, kebanyakan orang mengeluh dan menyesal apa yang telah mereka kerjakan namun menurutku kenapa mesti menyesal toh tidak ada untungnya dan kenapa mesti mengeluh tidak dapat mengembalikan seperti semula, masa lalu ya masa lalu sebagai catatan dalam buku lama dan sekarang buku baru tuliskan buku tersebut dengan tinta biru dan merah artinya biru:dingin merah:pemberani di simpulkan orang yang dingin dan pemberani.
 Bahasa dan lagu satu ikatan yang tak akan terpisahkan oleh itu karena aku mencintai bahasa dan seni, tapi sangat disayangkan aku belum bisa andaikata ada yang mau mengajariku sangat gembira sekali. Itulah bahasa dan seni yang tak ingin terpisahkan dari diriku mereka selalu saja ada memang sehati terlebih jika psikologi bisa di bilang aku ini gangguang psikologi entahlah harus berbuat apa yang penting aku bisa mengatasi dan menyukai itu semua, menikmati. Kata orang nikmatin saja hidup mau pahit manis ya itulah hidup. Seperti yang aku alami aku ini menikmati semuanya di pandang orang tidak apa-apa seperti gelas kosong saja apakah aku terpuruk atau membentah? Tidak dan tidak kalimat tersebut jadikan motivasi dalam hidup aku pasti bisa aku buktikan kepada dunia bahwa aku bisa menjadi luar biasa, ingat tidak? Kata dibuku orang biasa bahkan bisa menjadi luar biasa PASTI LUAR BIASA aku yakin itu, semangat dalam hidup. Tujuan hidup adalah menuju ridha-NYA semua kembali pada-NYA.
  

Senin, 22 Oktober 2012

ほんや


レナ:ルシさん こにちは
ルシ:レナさん こにちは 
レナ:どこへ いきますか。
ルシ:本やへ いきます。あなたは。
レナ:私も 本やへ いきますよ
ルシ:行きましょう
レナ:なんで いきますか。
ルシ:アンコットで いきます。
本やにの きた 時
レナ:ああ。。。それ 日本語のマンガです
ルシ:そうですか、いくらですか。
レナ:30000ルピアです
ルシ:ああ。。。たかいですね
   あの。。。マンガはなんですか。
レナ:ドラエモンです
ルシ:えと。。。マンガがすきですか。
レナ:とても すきですね
ルシ:どなた マンガが ありますか。
レナ:ドラエモンや ちびまるこちゃんや なるとなどがあります。
ルシ:ああ。。。すごいね。私は マンガを かりますか。
レナ:はい。。。うちへあそびまよ
ルシ:あした うちへあそびます
レナ:まってるりよ
ルシ:さよなら。。。またあした 

Senin, 15 Oktober 2012

latihan sakubun


アフィクァ:ルシさん何おしてますか。
ルシ:勉強しますあなたはなにおしてますか。
アフィクァ:食べます:)、、あああしゅくだいはありますか。
ルシ:はい、あります。
アフィクァ:何。
ルシ:ぶんぽうとかいわとひょうきがあります
アフィクァ:そうですか、、ありがとうございます。
ルシ:はい、どういたしまして


水曜日,2012年10月10日。7時に 大学へ あるいて いきまた。教室で 友達といしょに勉強しまた。じゅぎょうは ごぜん 7時から12時までした。それから 私は ともだちのげしゅくへいきまた。
エリエ:ルシ さん、 どこへ食べ物 を 買いに行くつもりですか。
ルシ:gerlong へ買いに行くつもりです。
エリエ:私は seblak ayam penyet jus roti kukus を買うつもりです。あなたは?
ルシ:seblak を買うつもりです。Hehehe

Selasa, 25 September 2012

Kamis 16 February , 2012


Ketika pukul 9:00 WIB di mulai pelajaran dokkai kalau dalam bahasa indonesianya menalaah, kalau inget kata menelaah ingat pelajaran mutholaah itu bahasa arabnya, nah kalau inget bahasa arab kembali pada 6 tahun yang lalu. Ada apa sih 6 tahun lalu? Hmm ada bangunan yang besar dan banyak penguninya lebih dari 200 orang, waw :0. Sebut saja pesantren modern. Sekilas mengulas masa lalu. Aku bersama anak rectfor yang jumlah lebih dari 20 orang bersama putra, perjuangan kami sampai lulus itu beuhhh kalau di gambarkan seperti warna pelangi huhuhuy “bagus dong” J.
Kembali lagi ke pelajaran dokkai, ada apa sih dengan pelajaran dokkai? Unggggg’’’’’. Kami kelas 2C di ajarkan pelajaran tersebut oleh juju sensei beliau menceritakan tentang anaknya yang sekitar usia TK menulis NIKI (buku harian), lalu ada apa dengan NIKI? Hayuuu kita jawab J. Juju sensei ke jepang bersama anak dan suaminya dalam rangka meneruskan kuliahnya dia juga tidak hanya kuliah saja melainkan presentasi di sekolah anaknya tersebut.
“Ketika anaknya masuk sekolah sama sekali tidak bisa bahasa jepang di Tanya hanya ya mengangguk tidak menggeleng, bisa kita bayangkan seorang anak kecil yang langsung turun ke dunia yang tidak sama sekali dia tahu terlebih dalam bahasa beda sekali dalam bahasa Indonesia, tapi teman-temannya baik sekali ketika dia mau sekolah dan pulang di antarkan ke rumah. Setelah saya periksa buku-bukunya sehabis pulang sekolah ada satu kalimat di buku “kyou wa tsukareta”  (hari ini lelah),satu lembar demi lembar saya buka ternyata kalimatnya panjang, dari awal 2 kata menjadi 1 lembar kertas, hanya 2 bulan dia bisa bahasa jepang, ya karena masih anak-anak dan lingkungan yang lebih dominan”. Jelas juju sensei.
Menurutku ini bagus juga di terapkan oleh mahasiswa jurusan pendidikan bahasa jepang terlebih orang yang suka menulis dan suka buat cerpen,puisi, dan novel. Jangan terlalu jauh ingin membuat novel jepang tapi coba dulu dalam 1 helai kertas walaupun ada bahasa indonesianya jika tidak tahu itu juga. Latihan saja lah, masukan pertikel pertikel yang ada di bunpou J.
Ada lagi trik dari tedy sensei.” menghafal kanji jangan satu-satu di hafalkan tapi di ketahui,hafal dan mengerti kanji satu persatu ketika nanti bertemu dengan kanji yang tau akan tahu artinya. Sehari 5 kanji abis shalat, baca buku bunpou seklai habiskan hitung berapa jam, ga ada sampai 2 jam atau 1 jam.” Jelas tedy sensei
Saran dari ahmad sensei “ jangan pikirkan saya harus IP sekian, yang penting sekarang mah bisanya dulu ya, kalau masalah nilai itu mah dampak dari usahanya, sekarang bisa dulu aja, tetap semangat ya” J.

Senin, 24 September 2012

Kembali lagi..



Gerimis mengguyurkan kota bandung ini dingin angin sepoi sepoi membuat aku terlena dalam melihat pemandangan yang indah ini diatas tepatnya di kosan aku. Sambil mengingat ingat 5 bulan kemarin apa yang aku lakukan.
Awal masuk di UPI menjalani moka(opsek univ) setelah itu memasuki dunia perkuliahan. Sebelum masuk di dunia perkuliahan yang aku bayangkan adalah kuliah itu bebas tidak seperti sekolah yang harus tiap hari masuk dan pelajaran yang banyak. Tapi??? Apa yang aku pikirkan ternyata tidak sesuai banyak tuntutan ini itu lah, harus ini itu lah tidak seperti sekolah yang tidak ada tuntutan. Kata orang kuliah itu harus mandiri semuanya serba cari sendiri kalau tidak cari sendiri tertinggal informasi, ya memang benar.
2 minggu aku jalani kuliah dengan target harus bisa harus kejar teman teman ‘ingat kamu itu seperti anak experimen’ dari situ aku ingat belajar sungguh sungguh tati teman aku ketika di pesantren. Aku ikuti cara dia yang tak pernah letih belajar yang hanya ingat kepada orang tuanya yang membiayayi puluhan juta. Salut!!!
Memasuki dunia baca katakana dan hiragana sedikit mulai sedikit terasa sulit terlebih aku di suruh percakapan dan baca belum bisa baca masih seperti anak TK  percakapan masih seperti anak yang berusia 2 tahun, kosa kata pun aku tidak tahu. Mulai ada rasa tidak suka karena ‘apa sih itu hurufnya seperti itu’.
Mulai tidak buka buku pelajaran khusus hanya mata kuliah umum saja aku pelajari. Hari demi hari ketika waktunya pelajaran khusus aku tidak masuk karena ga mau berurusan pelajaran tersebut, 7 hari aku tidak masuk pelajaran khusus. Terbuka atau curhat kepada teman dekat yang di pesantren.
Aku bercerita mengeluh dengan jurusan yang aku tidak ingin, mereka memberi semangat dan mewajarkan. Saat itu yang aku pilih berbicara kepada ketua jurusan untuk pindah jurusan. Ketika sudah melepas kesal, aku di minta untuk menghadap pembingbing akademik. Terjadi perbincangan antara aku dan beliau. Beliau bercerita tentang pengalaman hidupnya, berbagai cara beliau coba untuk meraih BISA, wal hasil beliau mahir dalam bahasa jepang bahkan beliau sekarang sedang merencanakan bisnis oleh orang jepang.
“makasih ya pak”
“ya sama-sama, kalau mau bercerita pengalaman bapak masih banyak”
“ya pak”
“assalamualaikum”                             
“waalaikumsalam”
Aku bercerita kepada orang tua.
“ada 3 solusi yaitu 1.bisa pindah jurusan tapi ketika semester 4, 2. 2 tahun kuliah mata kuliah umum, ga usah ambil bahasa jepangnya ga apa apa mau masuk ya silahkan,tidak juga ga apa apa. 3. Mau ikutan snmptn lagi tahun depan silahkan. 4. Atau mau tunggu 2 tahun di rumah (waw lama banget)” jelasku
“ya itu mah terserah teteh”
Semua keputusan di tanganku. Seiring berjalannya waktu hari hari telah lewat aku ambil keputusan pindah jurusan tunggu 2 tahun hanya mengontrak mata kuliah umum saja.
Mulai tidak masuk kelas, lama kelamaan 1 kelas tahu dan dosenpun tahu. Aku maunya tidak ada yang tahu tapi ya sudahlah sudah terjadi, apa boleh buat. Sekarang orang tua aku yang kebingungan. Masalahnya selama 2 tahun hanya mengambil mata kuliah umum saja RUGI 30 juta masuk di UPI lewat jalur UM.
Terjadi permasalahan antara aku dan orang tua, yang beda pendapat dan presepsi. Aku inginya B orang tua inginnya A, bertolak belakang banget.  Penjelasan orang tua kepadaku detail sekali, aku faham tapi belum bisa terima semuanya.
“teteh jangan mengambil hawa nafsu, itu tuh godaan. Mamah rasa teteh mampu untuk mempelajarinya hanya TIDAK SUKA saja, mau nilai seberapapun ga apa apa, yang penting masuk sayang sama uangnya, 2 tahun teteh ga dapat apa apa.”
Aku jawab hanya kata “ya udah liat saja nanti” apa aku tersihir oleh perkataan orang tua TIDAK. Hampir 3 bulan orang tua dan aku bebeda pendapat. Berbagai cara sudah di jalankan termasuk aku di coba pindah universitas. Awalnya aku tidak ingin setelah berpikir “ya aku pindah universitas”. Coba Tanya kepada teman bisa tidak pindah menerima mahasiswa semester 2 ternyata bisa. Aku memberi tahu kepada mamah bahwasannya di IAIN SERANG bisa menerima mahasiswa pindahan.  Sms tersebut di baca oleh adik kebetulan aku sms lewat hpnya dan kebetulan juga orang tua sedang menjenguk adik yang sedang di pesantren.
“mah teteh jangan pindah universitas, sayang… kan upi itu negri”
Pembicaraan lewat telephonepun terjadi percakapan.
“percuma masuk ga bisa apa apa, ga mau usaha mah”
“oh ya udah geh, teteh bener mau tunggu 2 tahun?”
“YA” sambil bergumam
“bener?” meyakinkan
“YA MAU TUNGGU 2 TAHUN”
Tidak terjadi percakapan lagi.
Setelah lama menunggu 3 minggu aku tidak masuk bahasa jepang. Atas doa dari orang tua, dan orang tua pun tidak ridha kalau aku pindah jurusan,doa dari teman teman,keluargaku dan orang yang kenal tau aku. Aku kembali kepada bahasa jepang  meskipun teman teman kelas menganggap aku orang ANEH. Kalau aku jadi mereka aku akan dekati orang tersebut dan kasih semangat.  















Angan-anganku menjadi kenyataan



 Ku hembuskan nafas di setiap jalan…mencoba untuk meraih… sebab … sudah cukup menahan penderitaan yang berkepanjangan … awal kegirangan menjadi rapuh … tak bisa berdiri tegak tersenyum …hanya bisa tertunduk lesu … tak terlihat di luar… namun … hati yang tersayat… tak bisa terlihat oleh orang… hanya senyum,ceria,tertawa yang palsu… berubah lah diriku… semakin dewasa… semakin  teka-teka ini… sulit di pecahkan dan di satukan… namun… inilah hidup tanpa masalah tidak bisa menjadikan dewasa…. Tapi … aku sekarang bisa berdiri tegak di depan ribuan orang… memberi nasihat… memberi senyuman manis kepadaku… mereka mengangguk-ngangguk ketika aku berbicara… kini angan-anganku bukanlah sebuah khayalan… tapi ini nyata… nyata dalam kehidupan di fartamogana..
Ku berkata dan melihat sambil kutunjukan mereka:
“bunda,ayah ananda sudah menjadi orang sukses”
Mereka meneteskan air mata, mataku pun berkaca-kaca
(lupa satu baris lagi apa)
Bunda ayah terimakasih
Aku menyayangimu…
                 

                                               Kamis,  10 juni 2010 (buat puisi aslinya) / ahad,21 nov 2010 (sudah di rubah)
                                                                                                                                              By: lusiati ulmaiah

J J J J J J J J J J J J J J J J J J J J J J J J J J Puisi ini di bacakan di depan kelas 6 r4 ketika pelajaran bahasa Indonesia, dan mereka pun tersihir dengan puisi ini, ada yang meneteskan airmata, ada yang terdiam menghayal kan kesuksesan amin J.   Terimakasih ya allah telah memberi itu semua kepada kami. Semoga puisi ini menjadi kenyataan amin. 

Tolong Aku !!!


Tidak ada yang tau aku ini kenapa? Hanya aku yang tau, sedih rasanya bila ingat semua itu. itu bukan aku itu orang lain, aku ingin mencurahkan semuanya tapi tapi tapi sama siapakah? Sahabat aku yang di unpad dia sibuk banget, pengen menjerit sepuasnya pengen mengeluarkan semua kata-kata yang ada di hati pengen keluar dari dari zona tidak aman, tapi bagaimana caranya?. Salah besar? Aku akui itu salah, siapa yang pantas di salahi, aku? dia? Aku yang pantas di salahi.
Sedih ketika orang lain tersenyum saat mereka berbuat baik karena aku tidak seperti mereka. Harus kah aku berbicara menutupi semua kesedihanku?                                                                                                          
Haruskah aku menutupi semua yang aku keluhkan?
Haruskah aku menutupi air mata yang aku keluarkan?
Harus ? harus? Haruskah?
Sampai kapan terus begini yang tak tau ujungnya kisah ini
Siapa yang dapat mengakhiri kisah ini
Aku ?
Dia?
Mereka?
aku yang dapat mengakhiri semuanya.
Lantas bagaimanakah caranya
Aku hanya ingin memeluk kebaikan yang ada aku disana
Tersenyum, ceria yang ku pancarkan pada setiap orang
Bukan kepalsuan ataupun kedustaan

Terbit dan terbenam matahari itu
Sama saja yang aku lakukan tanpa ada perubahan
Andai ada orang yang mengerti dengan isi hatiku ini
Siapakah?
Menunggu kebaikan dan kebahagian yang benar-benar teratur
Tidak salah dan salah jalur
Bagaimana bisa?
Tolong aku
Tolong aku
Tolong aku
Aku ingin keluar dari zona tidak aman ini
Teriak, tangis hati, setetes air mata itu ada arti dari lubuk hati yang paling dalam
Tenang kan hatiku
Bawa aku dalam kehidupan yang lebih baik
Jangan seperti ini
Tolong aku
Tolong aku
Tolong aku..