pagi ini mentari terbit dengan senyuman
memeluk bumi setelah dinginnya malam
kehangatannya menjalar ke segala penjuru
mengingatkanku akan pelukan seorang ibu
kehangatan dan kedamaian yang terpancar
membuatku terlarut kedalamnya
hingga tak terasa ku titikan air matanya
betapa tidak ...
ibulah yang mengajariku berdiri dari dudukku
ibulah yang mengajariku berlalri dari langkah kecilku
ibulah yang mengajariku mengungkapkan kata dari kebisuanku
detik masa berlalu tanpa henti
meninggalkan keriput di wajahmu
dan membuat rambutmu memudar
dari warna hitam
hingga aku menyapa diri
apakah ini kesalahanku ?
karena aku pernah membisu dari sahutan ibu
karna aku pernah berpaling dari setiap kata muiara ibu
karna aku pernah berlari dari perintah ibu
karna aku pernah membuat ibu terbangun di keheningan malam dengan tangisku
namun....
semua itu tidak melunturkan cinta kasihmu
bahkan kau menambahkan warna warni cinta kasih untukku
diri ini tak sanggup menatapmu
melainkan dengan senyuman sejuta makna
engkau lah pelita hidupku
cinta kasihmu tlah kuukir dalam kalbu
dan takkan terhapus meski di telan waktu
ibu.....
cintamu tak dapat dibalaskan harta
meski lautan bebas sebagai gantinya
16 juni 2011
langit biru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar